Tampilkan postingan dengan label ilmu topik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu topik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Mei 2014

TUGAS FILSAFAT PENDIDIKAN UNPAS

A.  PEMBELAJARAN CTL
Diantara banyaknya definisi belajar atau learning, ada dua definisi yang bisa dijadikan panduan dalam menerjemahkan kalimat belajar
1.      A relatively permanent change in response potentiality which occurs as a result of reinforced practice.
2.      A change in human disposition or capability, which can be retained, and which is not simply ascribable to the prosses of growth.

STUDI PENDAHULUAN



STUDI PENDAHULUAN
Menurut kurikulum satuan pendidikan (KTSP) yang berlaku saat ini, dijelaskan bahwa tujuan pendidikan matematika di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
1)      Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antara konsep dan mengaplikasikan konsep antara alogaritma secara luwes, akurat, koefesien, dan tepat dalam pemecahan masalah.
2)      Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti atau menjelaskan gagasan, dan pernyataan matematika.
3)      Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami, merancang model matematika, menyelesaikan model, dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
4)      Mengkomuniksikan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah.
5)      Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet, dan percaya diri dalam pemecahan masalah.

Tujuan umum pendidikan matematika pada butir pertama adalah suatu gerbang yang harus dimiliki siswa untuk dapat mencapai tingkat kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan pemahaman matematika sangatlah berperan penting sebagai kemampuan prasyarat untuk dapat memcapai kemampuan-kemampuan yang lainnya.

TUGAS PSIKOLOGI PENDIDIKAN KLASTER 6 7 FEBRUARI 2014



TUGAS PSIKOLOGI PENDIDIKAN KLASTER 6
7 FEBRUARI 2014

Bagaimana implementasi (penerapan) dan implikasi (keterlibatan) teori perkembangan kognitif Piaget dan perspektif sosiokultural Vygotsky terhadap Pembelajaran Matematika?
     Implemntasi dan Implikasi Teori Piaget
Berangkat dari pemikiran Piaget
1.      Piaget tidak setuju dengan anggapan bahwa pengetahuan adalah informasi atau kepercayaan yang telah di punyai oleh seseorang.
2.      Persepsi anak tergantung dari pengalaman masa lampau dan kematangan internal pada saat itu.
3.      Ingatan kita terdiri dari simpanan pengetahuan yang akan bertambah dengan bartambahnya pengalaman dan kematangan seseorang.
Pendidikan merupakan salah satu upaya menjadikan manusia secara integral dari keadan yang kurang baik menjadi lebih baik. jelas dalam proses memperbaiki personal maupun social, itu perlu waktu. waktu adalah suatu perjalanan kehidupan yang terus berjalan dan perjalanan waktu manusia adalah suatu pengalaman dan pengalaman itu yang akan menghasilkan sebuah pengetahuan. pengetahuan yang bersifat positif juga pengetahuan yang bersifat negative. baik untuk diri sendiri ataupun orang lain. atau sebaliknya.

Selasa, 29 April 2014

abstarak skripsi



ABSTRAK

Topik. Pengaruh Pembelajaran Probing-Prompting terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecaha Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Indramayu

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran probing-prompting dengan yang memperoleh pembelajaran konvensional, dan (2) Mengetahui sikap siswa terhadap pelajaran matematika, pembelajaran probing-prompting, dan soal-soal pemecahan masalah matematis yang diberikan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) Apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran probing-prompting lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional?, (2) Bagaimana sikap siswa terhadap pelajaran matematika, pembelajaran probing-prompting dalam pembelajaran matematika, dan soal-soal pemecahan masalah matematis?. Permasalahanya dibatasi tentang Oprasi Bentuk Aljabar. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metede eksperimen. Tes yang digunaklan adalah tes tipe uraian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes kemapuan pemecahan masalah matematis dan skala sikap. Metode pembelajaran yang dipakai adalah teknik pembelajaran probing-prompting. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII yang berada di Kabupaten Indramayu, sedangkan sampelnya siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Terisi sebanyak dua kelas yang dipilih secara acak. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran probing-prompting lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional, (2) Siswa bersikap positif terhadap pelajaran matematika, pembelajaran probing-prompting, dan soal-soal pemecahan masalah matematis yang diberikan.

Kata kunci : (1) Pembelajaran Probing-Prompting dan (2) Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis